Legal Considerations of Judges Regarding Criminalization of Sexual Violence by Parents Against Biological Children from the Perspective of Legal Objectives
Downloads
Sexual violence against children committed by biological parents constitutes a serious crime that not only results in legal consequences but also causes long-term psychological harm. In judicial practice, sentencing tends to focus on imprisonment, while the revocation of parental authority as a protective legal measure is often overlooked. This study aims to analyze judicial considerations based on the old and the new Criminal Code, as well as to identify the gap in the application of guardianship revocation in court decisions. This research employs a normative juridical method with statutory and case-based approaches. The findings indicate that although the new Criminal Code provides a more progressive legal framework, judges have not optimlly exercised their authority to revoke parental rights, thereby potentially maintaining the power imbalance between the offender and the victim. This study emphasizes that the revocation of parental authority should be positioned as a mandatory legal consequence to ensure the best interests of the child.
Adicahya, A. (2023). Mencabut Perwalian Ayah yang Menzalimi Keluarga. Mubadilah.Id. https://mubadalah.id/mencabut-perwalian-ayah-yang-menzalimi-keluarga/.
Adinda, Y., Wulandari, & Saefudin, Y. (2024). Dampak Psikologis dan Sosial pada Korban Kekerasan Seksual: Perspektif Viktimologi. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(1), 296–302. https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i1.23623
Al-Karimah, D., Sulatri, K., & Ariesta, W. (2024). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Kejahatan Seksual Oleh Homoseksual Dalam Perspektif Perlindungan Anak. Yurijaya: Jurnal Ilmiah Hukum, 5(3), 71–78. https://doi.org/10.51213/yurijaya.v5i3.115
Anis, M., & Fitriati, B. P. P. (2023). Analisis Putusan Hakim dalam Penerapan Teori Retributif Dikaitkan dengan Rasa Keadilan bagi Korban pada Tindak Pidana Penganiayaan. UNES Journal of Swara Justisia, 7(2), 575–584. https://doi.org/10.31933/ujsj.v7i2.347
Anjani, P. A., & Setyorini, E. H. (2025). Penolakan Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Anak Dalam Perspektif Teori Perlindungan Anak oleh Arif Gosita. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(5), 89–101. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.14716907
Ave, R. M. (2025). Formula Radbruch dan Dialektika Filsafat Hukum. Marinews. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/formula-radbruch-dan-dialektika-filsafat-hukum-0BW
Dewi, A. A. R. P., Sujana, I. N., & Sugiartha, I. N. G. (2019). Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur. Jurnal Analogi Hukum, 1(1), 11–15.
Diningrum, W., & Taun. (2023). Dasar Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Putusan Perkara Pidana Mati Terhadap Pelaku Kekerasan Seksual Pada Anak (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 5642 K/Pid. Sus/2022). Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 3211–3223.
Erdianti (2020) Hukum Perlindungan Anak Di Indonesia. UMMPress..
Erdianti, R. N., Al-fatih, S., Hukum, F., Malang, U. M., Anak, D. L., Hukum, P., & Pendahuluan, A. (2019). Mewujudkan desa layak anak sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap anak di indonesia. Justitia Jurnal Hukum, 3(2), 305–318. https://doi.org/https://doi.org/10.30651/justitia.v3i2.3648
Farig, M. A. M. (2025). Dilema Hakim dalam Sistem Peradilan Indonesia: Judicial Activism vs Judicial Restraint. Marinews. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/dilema-hakim-dalam-sistem-peradilan-indonesia-0iY
Hananta, D. (2018). Pertimbangan Keadaan-Keadaan Meringankan dan Memberatkan dalam Penjatuhan Pidana. Jurnal Hukum Dan Peradilan, 7(1), 87–108. https://doi.org/10.25216/jhp.7.1.2018.87-108
Hidayat, A. (2020). Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 5(2), 57–66. https://doi.org/10.53627/jam.v8i1.4260
Hikmiyah, H. H., Musthofa, A. R., & Naim, A. Z. (2023). Dampak Psikologis Korban Inses: Analisis Terhadap Kualitas Hidup dan Fungsi Sosial dalam Pendekatan Empiris Normatif. Legitama: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 5(2), 347–362.
Julyano, M., & Sulistyawan, A. Y. (2019). Pemahaman Terhadap Asas Kepastian Hukum Melalui Konstruksi Penalaran Positivisme Hukum. Jurnal Crepido, 01(01), 13–22. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/crepido.1.1.13-22
Kabnani, F. A., Medan, K. K., & Leo, R. P. (2025). Dasar Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana terhadap Pelaku Tindak Pidana Persetubuhan Anak atas Kesepakatan Bersama dalam Perspektif Keadilan. Journal of Administrative and Social Science, 6(1), 120–132. https://doi.org/10.55606/jass.v6i1.2098
Kompas.tv. (2025). Ini Urutan Wali Nikah Perempuan Menurut Syariat Islam dan Aturan Kemenag. Kompas.Tv. https://www.kompas.tv/kalam-hati/626889/ini-urutan-wali-nikah-perempuan-menurut-syariat-islam-dan-aturan-kemenag
Lalata, Y. (2012). Korban (Victim). Blogspot.Com. https://yuyantilalata.blogspot.com/2012/10/korban-victim.html
Low.com, D. (2022). Asas-Asas Dalam Hukum Pidana. Dokter Low.Com. https://dokterlaw.com/post/asas-asas-dalam-hukum-pidana
Lubis, Z. (2025). Hakim Bukan Corong Undang-Undang. Marinews. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/hakim-bukan-corong-undang-undang-08r
Marzuki (2017) PENELITIAN HUKUM (13th ed.). KENCANA.
Murdiana, E., M.R, A. N., & Vela, A. (2025). Reformasi Hukum Pidana Kekerasan Seksual dari KUHP ke Keadilan Korban. Jurnal Supremasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 15(2), 62–82. https://doi.org/10.35457/supremasi.v15i2.4792
Nuroniyah (2022) Hukum Perlindungan Anak di Indonesia. Yayasan Hamjah Dhiha Lombok Tengah NTB.
Octavia (2025) . Pengertian Kekerasan Seksual dan Pelecehan Seksual dalam Hukum. Tempo.Com. https://www.tempo.co/hukum/pengertian-kekerasan-seksual-dan-pelecehan-seksual-dalam-hukum-1232693.
Putri & Al Adawiah (2024) Hukum Perlindungan Anak Korban Child Cyber Grooming. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.
Putri, K. A. M. A., & Sugama, I. D. G. D. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Korban Child Grooming Daring dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia: Analisis Berdasarkan Teori Viktimologi. JMA: Jurnal Media Akademik, 3(11), 1–17. https://doi.org/10.62281/j1h10m11
Putusan Mahkamah Agung Nomor 2/Pid.Sus/2026. (2026) Putusan Mahkamah Agung Nomor 2/Pid.Sus/2026/.
Putusan Mahkamah Agung Nomor 7/Pid.Sus/2025. (2025) Putusan Mahkamah Agung Nomor 7/Pid.Sus/2025/.
Putusan Mahkamah Agung Nomor 23/Pid.Sus/2025. (2025) Putusan Mahkamah Agung Nomor 23/Pid.Sus/2025/.
Rahmawati, N. A. (2013). Hukum Pidana Indonesia: Ultimum Remedium atau Primum Remedium. Jurnal Hukum Pidana Dan Penanggulangan Kejahatan, 2(1), 39–44.
Sanasintani (2020) PENELITIAN KUALITATIF (1st ed.). Selaras Media Kreasindo
Seroja, M. (2020). Perbandingan Hukum Perdata dengan Hukum Pidana.
Sihotang, R. D., Miharja, M., & Huda, M. (2022). Penerapan pertimbangan Hakim dalam Putusan No . 989 / PID . SUS / 2021 / PN . Bdg Perkara atas Tuntutan Jaksa Penuntut Umum dalam Kasus Kekerasan Seksual pada Anak dalam Perspektif Peradilan Anak. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(6), 1678–1689. https://doi.org/https://doi.org/10.54371/jiip.v5i6.554
Sinambela, T. A., & Melatyugra, N. (2022). Ilegitimasi Aborsi oleh Korban Perkosaan Berdasarkan Hak untuk Hidup Janin. Jurnal Ilmu Hukum, 5(2), 111–128. https://doi.org/10.24246/alethea.vol5.no2.p111-128
Sulastri. (2022). Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Relasi Pelaku-Korban, Pola Asuh dan Kerentanan pada Anak. Jurnal Psikologi Malahayati, 1(2), 61–71. https://doi.org/10.33024/jpm.v1i2.1961
Suriadi, H. (2025). Krisis Kepercayaan Masyarakat terhadap Lembaga Publik di Era. Journal of Social , Education Al and Religious Studies, 1(1), 38–52.
Syahreza, A., & Apriyani, M. N. (2025). Analisis Yuridis Pertimbangan Hakim dalam perkara Tindak Pidana Kekerasan Seksual terhadap Anak (Studi Putusan Nomor 2627/Pid.Sus/2019/PN.Sby). Journal Publicuho, 8(2), 1118–1130. https://doi.org/https://doi.org/10.35817/publicuho.v8i2.776
Taqwani, U., Kalsum, U., Hukum, F., & Malikussaleh, U. (2022). Analisis Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bawah Umur yang dilakukan oleh Ayah Kandung. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Hukum (JIM FH), 5(2), 120–134. https://doi.org/10.29103/jimfh.v5i2.6868
Thani, S., Hidayat, Bahreisy, B., Muksalmina, & Asmara, R. (2025). Analisis Hukum Tentang Pergeseran Paradigma Pemidanaan dari Retributif ke Restoratif dalam KUHP Baru. Proceeding of the 5 Th Malikussaleh International Conference on Law , Legal Studies and Social Sciences, 5, 1–9.
Tim Detik Jateng (2025) 13.845 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Terjadi Sepanjang 2025. Detiksumut. https://www.detik.com/sumut/hukum-dan-kriminal/d-7988295/13-845-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-anak-terjadi-sepanjang-2025.
Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak
Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga
Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan
Wasiati, C. (2020). Partisipasi Orang Tua terhadap Perlindungan Anak sebagai Suatu Bentuk Perlindungan Hak Asasi Manusia. Jurnal Widya Pranata Hukum, 2(1), 118–143. https://doi.org/10.37631/widyapranata.v3i1.93
Widiarty, W. S. (2024). Buku Ajar Metode Penelitian Hukum. In Publika Global Media.
Yanlua, M. A., Yanlua, S. Z., Yanlua, N., & Nurmilasari. (2025). Konstitusionalitas Hak Asasi Manusia di Indonesia - Studi atas Inkonsistensi Pengaturan dan Penegakannya. Jurnal Al-Muqaranah: Jurnal Hukum Dan Pemikiran Islam, 4(1), 12–21.
Yeremia, R. N., & Astro Julio, B. (2023). Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur pada Anak Indonesia. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(10), 3088–2094. https://doi.org/https://doi.org/10.58344/jmi.v2i10.582
Copyright (c) 2026 Nadilla Rahmawaty Abae, Gialdah Tapiansari Batubara (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with the Ekasakti Journal of law and Justice agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
















